Entri yang Diunggulkan

Hadiri Acara Takhta Suci Paus Fransiskus, Anies: Vatikan Bukan Sahabat Baru

Gambar
Anies Baswedan semalam menghadiri peringatan 5 tahun Takhta Suci Paus Fransiskus. Begini momen kehadirannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semalam menghadiri peringatan 5 tahun Takhta Suci Paus Fransiskus. Peringatan itu berlangsung di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, Kamis (15/11/2018) malam. Anies lalu bicara soal Vatikan, pusat peradaban umat Katolik dunia. "Takhta Suci Vatikan merupakan salah satu negara Eropa yang cukup awal dalam mengakui kemerdekaan Indonesia. Ditandai dengan pembukaan misi diplomatik Vatikan di Jakarta pada tahun 1947, dan hubungan diplomatik resmi dijalin sejak 25 Mei 1950," kata Anies. "Vatikan bukan sahabat baru bagi Jakarta, kita telah menjalin hubungan baik sejak lama dengan pusat peradaban agama Katolik dunia ini," kata Anies. Di sana, Anies bertemu dengan Dubes Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo dan Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo. Detik

Sam Aliano Mendadak Laporkan YouTube dan Facebook ke Polisi, Ini Alasannya

Pengusaha Sam Aliano mendatangi Badan Reserse Kriminal  Kepolisian RI hari ini Kamis, 24 Mei 2018 untuk melaporkan perusahaan YouTube dan Facebook.

Sam Aliano menyebutkan alasan pelaporannya tersebut karena dua perusahaan ini kerap menampilkan konten yang bisa digunakan oleh teroris untuk membuat bom.

"Konten-konten itu mengajari teroris bikin bom sendiri untuk bunuh rakyat, sedangkan perusahaan ini memfasilitasi para teroris untuk belajar bikin bom," ucap Sam Aliano di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis, 24 Mei 2018.


Sam Aliano menjelaskan perusahaan tersebut telah berkali-kali diingatkan untuk memblokir konten-konten negatif. Namun, menurut Sam perusahaan tersebut tak mau mengikuti aturan untuk memblokir konten yang membahayakan rakyat.

"Perusahaan ini mendapat penghasilan uang banyak dari Indonesia tapi mereka nggak mau ikut aturan Indonesia," Sam Aliano mengklaim.

Sam Aliano, pengusaha yang mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Presiden 2019 itu juga berharap pihak kepolisian segera meminta perusahaan tersebut memblokir konten-konten negatif.

"Pertegas kepada perusahaan itu bahwa mereka harus blokir konten-konten yang berbahaya bagi masyarakat, atau angkat kaki dari Indonesia lebih baik," demikian Sam Aliano. t

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Padahal Butuh Payung Hukum, Mahkamah Konstitusi Tolak Legalkan Ojek Online, Ternyata Ini Alasannya

Segini Peluang Menang Jika Gatot jadi Cawapres Prabowo

Yunarto: Quick Count Kalah, Lembaga Survei Disalahin, Real Count Kalah, KPU Disalahin